<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059</id><updated>2011-11-28T07:21:01.391+08:00</updated><category term='Artikel'/><category term='Gambar'/><category term='Materi IPA'/><title type='text'>Alam Kita</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>22</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-4791708364609323295</id><published>2010-05-15T21:38:00.006+08:00</published><updated>2010-05-15T21:45:36.307+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Gerhana Venus</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S-6kKR99XSI/AAAAAAAAAFY/htv8AbDsmJw/s1600/Foto-Gerhana-Venus.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 235px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S-6kKR99XSI/AAAAAAAAAFY/htv8AbDsmJw/s320/Foto-Gerhana-Venus.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5471491093830655266" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Fenomena alam akan terjadi lagi pada hari minggu ini yaitu terjadinya Gerhana Venus dimana menurut Direktur Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat, Hakim L. Malasan mengatakan wilayah pengamatan terjadinya gerhana Venus pada Ahad (16/5) nanti sangat terbatas. Peristiwa itu hanya bisa disaksikan dari wilayah Indonesia bagian tengah dan barat. “Wilayah timur sama sekali tidak bisa,” katanya, Jumat (14/5). Dari situs www.lunar-occultations.com, tercatat ada 70 kota di Indonesia dari 195 tempat di dunia yang bisa menyaksikan gerhana planet Venus. Di pulau Sumatera, diantaranya di langit Batam, Bengkulu, Jambi, Padang, dan Palembang. “Di Lhoksemauwe Aceh juga muncul, tapi langitnya saat itu masih terang,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di Pulau Jawa, gerhana itu bisa dilihat dari semua wilayah termasuk pesisir utara dan selatan. Adapun di Kalimantan, antara lain Balikpapan, Banjarmasin, Samarinda, Pontianak, Ketapang, dan Palangkaraya. Sementara Sulawesi meliputi Poso, Gorontalo, Kendari, Palu, Manado, dan Ujung Pandang. Wilayah lainnya antara lain, Bima, Denpasar, Mataram, Natuna, dan Ternate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerhana Venus terjadi terjadi saat posisi bumi, bulan, dan planet Venus sejajar. Dari bumi, Venus akan menghilang sesaat karena tertutup oleh bulan. Venus seolah-olah bergerak ke belakang bulan.Kalangan astronom menyebutnya okultasi.&lt;br /&gt;Dari bumi, kata Hakim, bulan pada Ahad petang itu akan berbentuk sabit karena usianya baru 2 hari atau bulan baru. Di atas ujung sabit yang melengkung seperti bulan sedang tersenyum itu, Venus awalnya akan terlihat di sebelah kiri. “Di Bandung, gerhana Venus akan mulai pukul 18.50,” katanya. Setelah itu, Venus perlahan-lahan lenyap. Planet kedua dari matahari itu baru akan muncul kembali sekitar pukul 19.30 WIB di langit. Kali itu, posisinya berada di sebelah kiri bawah.&lt;br /&gt;Kalu tidak kelihatan dan anda masih penasaran, jangan khawatir kerena menurut  pengelola komunitas astronomi amatir Langit Selatan Avivah Yamani, setelah gerhana Venus 16 mei 2010, Gerhana venus akan kembali terjadi pada 11 September mendatang, dan akan melewati Brazil bagian timur dan Afrika Selatan. Sedangkan gerhana yang sama pada 5 November bisa dilihat dari Afrika Selatan dan Australia bagian barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-4791708364609323295?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/4791708364609323295/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/05/fenomena-alam-akan-terjadi-lagi-pada.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4791708364609323295'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4791708364609323295'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/05/fenomena-alam-akan-terjadi-lagi-pada.html' title='Gerhana Venus'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S-6kKR99XSI/AAAAAAAAAFY/htv8AbDsmJw/s72-c/Foto-Gerhana-Venus.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7964406425580695010</id><published>2010-04-03T21:27:00.001+08:00</published><updated>2010-04-03T21:31:12.830+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengapa Air Laut Asin ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7dC3lO51mI/AAAAAAAAAFQ/dV4MbL3-R5g/s1600/250px-Sunrise_over_the_sea.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 268px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7dC3lO51mI/AAAAAAAAAFQ/dV4MbL3-R5g/s320/250px-Sunrise_over_the_sea.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455902996237506146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Sejarah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Laut, menurut sejarahnya, terbentuk 4,4 milyar tahun yang lalu, dimana awalnya bersifat sangat asam dengan air yang mendidih (dengan suhu sekitar 100°C) karena panasnya [[Bumi]] pada saat itu. Asamnya air laut terjadi karena saat itu [[atmosfer]] Bumi dipenuhi oleh [[karbon dioksida]]. Keasaman air inilah yang menyebabkan tingginya pelapukan yang terjadi yang menghasilkan garam-garaman yang menyebabkan air laut menjadi asin seperti sekarang ini. Pada saat itu, gelombang tsunami sering terjadi karena seringnya asteroid menghantam Bumi. Pasang surut laut yang terjadi pada saat itu juga bertipe mamut atau tinggi/besar sekali tingginya karena jarak Bulan yang begitu dekat dengan Bumi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Awal mula&lt;/span&gt; &lt;br /&gt;Menurut para ahli, awal mula laut terdiri dari berbagai versi; salah satu versi yang cukup terkenal adalah bahwa pada saat itu Bumi mulai mendingin akibat mulai berkurangnya aktivitas [[vulkanik]], disamping itu atmosfer bumi pada saat itu tertutup oleh debu-debu vulkanik yang mengakibatkan terhalangnya sinar Matahari untuk masuk ke Bumi. Akibatnya, uap air di atmosfer mulai [[kondensasi|terkondensasi]] dan terbentuklah [[hujan]]. Hujan inilah (yang mungkin berupa hujan tipe mamut juga) yang mengisi cekungan-cekungan di Bumi hingga terbentuklah lautan.&lt;br /&gt; Secara perlahan-lahan, jumlah karbon dioksida yang ada diatmosfer mulai berkurang akibat terlarut dalam air laut dan bereaksi dengan ion karbonat membentuk kalsium karbonat. Akibatnya, langit mulai menjadi cerah sehingga sinar Matahari dapat kembali masuk menyinari Bumi dan mengakibatkan terjadinya proses [[penguapan]] sehingga volume air laut di Bumi juga mengalami pengurangan dan bagian-bagian di Bumi yang awalnya terendam air mulai kering. Proses pelapukan batuan terus berlanjut akibat hujan yang terjadi dan terbawa ke lautan, menyebabkan air laut semakin asin.&lt;br /&gt;Pada 3,8 milyar tahun yang lalu, planet Bumi mulai terlihat [[biru]] karena laut yang sudah terbentuk tersebut. Suhu bumi semakin dingin karena air di laut berperan dalam menyerap energi panas yang ada, namun pada saat itu diperkirakan belum ada bentuk kehidupan di bumi. &lt;br /&gt;Kehidupan di Bumi, menurut para ahli, berawal dari lautan (''life begin in the ocean''). Namun demikian teori ini masih merupakan perdebatan hingga saat ini. &lt;br /&gt;Pada hasil penemuan geologis di tahun 1971 pada bebatuan di [[Afrika Selatan]] (yang diperkirakan berusia 3,2 s.d. 4 milyar tahun) menunjukkan adanya [[fosil]] seukuran beras dari bakteri primitif yang diperkirakan hidup di dalam lumpur mendidih di dasar laut. Hal ini mungkin menjawab pertanyaan tentang saat-saat awal kehidupan dan di bagian lautan yang mana terjadi awal kehidupan tersebut.&lt;br /&gt;Sedangkan kelautan itu sendiri adalah ilmu yang mempelajari berbagai biota atau makhluk hidup di laut yang  perlu dimanfaatkan melalui usaha perikanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7964406425580695010?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7964406425580695010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/04/mengapa-air-laut-asin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7964406425580695010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7964406425580695010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/04/mengapa-air-laut-asin.html' title='Mengapa Air Laut Asin ?'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7dC3lO51mI/AAAAAAAAAFQ/dV4MbL3-R5g/s72-c/250px-Sunrise_over_the_sea.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-6309494534281714087</id><published>2010-04-03T21:06:00.003+08:00</published><updated>2010-04-03T21:09:22.678+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Pelangi-Pelangi  Alangkah Indahnya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7c92t9FCTI/AAAAAAAAAFI/MujCwpG2szM/s1600/rainbow.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 155px; height: 281px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7c92t9FCTI/AAAAAAAAAFI/MujCwpG2szM/s320/rainbow.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5455897483840653618" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ketika kita menyaksikan kemunculan pelangi, kita dapat menggunakan konsep fisika untuk menjelaskan apa yang terjadi, tetapi tidak demikian untuk menjelaskan bagaimana terjadinya. Dibalik keindahan pelangi, ada segudang konsep fisika yang hanya dapat dijelaskan dengan “bahasa” matematika. Disana ada serangkaian teori dan aplikasi tentang cahaya dan optik yang mesti dituangkan melalui serangkaian formula matematis.&lt;br /&gt;Tidak semua fenomena alam bisa dijelaskan dengan bahasa yang terdiri dari serangkaian kata dan kalimat. Kita mungkin bisa menjelaskan bagaimana pelangi terbentuk dengan bahasa sehari-hari yang sederhana, tetapi ketika kita harus menjelaskan, misalnya sudut kritis antara matahari, titik-titik air dan garis pandang pengamat dimana pelangi mungkin terlihat, rasanya akan lebih mudah apabila yang digunakan adalah bahasa matematis.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelangi muncul jika ada matahari saat atau setelah hujan. Sinar matahari terdiri dari berbagai panjang gelombang. Ada sinar gelombang panjang, ada pula sinar gelombang pendek. Mata manusia hanya bisa melihat panjang gelombang tertentu. Yaitu, sinar matahari yang memiliki panjang gelombang 7000-4000 Armstrong. Mata manusia melihat panjang gelombang ini sbagai berkas sinar berwarna putih. Jika sinar putih matahari menembus kaca, maka mata manusia baru bisa melihat sinar matahari terpecah manjadi 7 warna. Itulah sinar berwarna marah, jingga, kuning, hijau, biru, nila ,ungu. Atau sering disingkat dengan mejikuhibiniu.&lt;br /&gt;Udara penuh dengan butir-butir air saat hujan. Air sama halnya dengan butiran kaca yang bening. Sinar matahari juga bisa menembus air. Sinar matahari berbelok 42 derajat. Akibatnya sinar mejikuhibiniu juga berbelok 42 derajat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-6309494534281714087?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/6309494534281714087/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/04/pelangi-pelangi-alangkah-indahnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/6309494534281714087'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/6309494534281714087'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/04/pelangi-pelangi-alangkah-indahnya.html' title='Pelangi-Pelangi  Alangkah Indahnya'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S7c92t9FCTI/AAAAAAAAAFI/MujCwpG2szM/s72-c/rainbow.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-4357740860483485576</id><published>2010-03-06T10:57:00.003+08:00</published><updated>2010-03-06T12:29:30.761+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>BADAI  MATAHARI</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S5HWczQdT6I/AAAAAAAAAE4/fqEm0rXo4fY/s1600-h/badai-matahari-flare.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 294px; height: 285px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S5HWczQdT6I/AAAAAAAAAE4/fqEm0rXo4fY/s320/badai-matahari-flare.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5445369214751559586" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Menurut berita yang dilansir oleh detikNews berdasarkan press release yang dikeluarkan oleh Lapan, pada jumat 05/03/10, diperkirakan badai matahari akan terjadi sekitar tahun 2012 sampai dengan 2015. Flare sendiri merupakan salah satu bentuk aktivitas matahari, yang pada puncaknya dapat mengakibatkan terjadinya kemarau panjang dan ledakan-ledakan matahari.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak jauh berbeda seperti berita yang dimuat oleh Vivanews 10/02/10, kejadian ini akan berdampak paling besar pada rusaknya sistem teknologi informasi seperti komunikasi satelit, radio dan navigasi GPS. Lebih lanjut Lapan mengungkapkan efek dari badai itu akan berpengaruh terhadap perubahan iklim yang sangat ekstrim, suhu bumi akan meningkat dan menimbulkan perubahan drastis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ledakan-ledakan matahari yang berupa partikel bisa menembus atmosfir dan sampai ke bumi hingga berakibat buruk pada perubahan cuaca. Namun hal itu diyakini tidak akan sampai memporak-porandakan bumi.&lt;br /&gt;Film fiksi ilmiah '2012' yang menceritakan tentang terjadinya badai matahari (flare) bukan isapan jempol belaka. Flare diperkirakan akan terjadi antara tahun 2012-2015. Namun, tak serta merta hal itu melenyapkan peradaban dunia.&lt;br /&gt;"Lapan memperkirakan puncak aktivitas matahari akan terjadi antara 2012 hingga 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari," ujar Kabag Humas Lapan Elly Kuntjahyowati dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/3/2010).&lt;br /&gt;Flare tersebut, imbuhnya, merupakan salah satu aktivitas matahari selain medan magnet, bintik matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik. Ledakan-ledakan matahari itu, bisa sampai ke bumi. Namun, flare yang diperkirakan akan terjadi itu tak akan langsung membuat dunia hancur.&lt;br /&gt;Efek badai tersebut, lanjut dia, yang paling utama berdampak pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus.&lt;br /&gt;"Efek lainnya, aktivitas matahari berkontribusi pada perubahan iklim. Ketika aktivitas matahari meningkat maka matahari akan memanas. Akibatnya suhu bumi meningkat dan iklim akan berubah," jelas Elly.&lt;br /&gt;Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim. Dampak ekstremnya, bisa menyebabkan kemarau panjang. Namun hal ini masih dikaji oleh para peneliti.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-4357740860483485576?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/4357740860483485576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/badaimatahari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4357740860483485576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4357740860483485576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/badaimatahari.html' title='BADAI  MATAHARI'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S5HWczQdT6I/AAAAAAAAAE4/fqEm0rXo4fY/s72-c/badai-matahari-flare.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-1651484979322832541</id><published>2010-03-04T13:25:00.003+08:00</published><updated>2010-03-06T10:47:19.322+08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S49Fi2cQZgI/AAAAAAAAAEw/1OEnsgw9bjQ/s1600-h/pasar+terapung.JPG"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 256px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S49Fi2cQZgI/AAAAAAAAAEw/1OEnsgw9bjQ/s320/pasar+terapung.JPG" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444646939546117634" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wisata pasar terapung dibanjarmasin memberikan ciri khas tersendiri terhadap kehidupan masyarakatnya terutama pemanfaatan sungai sebagai sarana transportasi air, perdagangan dan pariwisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Banjarmasin sebagai ibukota propinsi adalah pusat perdagangan dan pariwisata. Kota ini mendapat julukan Kota Air karena letak daratan yang beberapa senti di bawah permukaan air laut. Yang paling terkenal di Banjarmasin adalah pasar terapung.&lt;br /&gt;Kegiatan di Pasar Terapung dimulai pagi hari sebelum matahari terbit antar pukul 05.30 wit sampai dengan pukul 08.00 wit. bahkan para pedagang ada yang berdatangan pada sore hari dan bermalam di sekitar lokasi pasar diatas perahunya menunggu pagi hari, di pasar ini tidak ada peraturan resmi yang bertujuan untuk pengatur jalannya kegiatan perdagangan, bahkan jika ada peraturan resmi tentang kegiatan pasar mereka enggan mentaatinya dan pasar akan bubar serta menyebar di seputar sjngai Barito yang semakin jauh dari muara Sungai Kuin.&lt;br /&gt;Pengertian Pasar Terapung adalah sebagaimana layaknya pasar yang ada di darat, dimana terdapat sejumlah pedagang yang menempati deretan tempat berdagang. Biasanya mereka menjual sejumlah barang kebutuhan sehari-hari, dalam pengertian ini dapat dikatakan Pasar Terapung adalah kongkrit atau nyata ada lokasinya dan ada kegiatan perdagangan baik sebagai penjual maupun pembeli yang berasal dari berbagai penjuru kota dan desa, pasar letaknya sangat strategis antara Kabupaten Barito Kuala dan lalu lintas ke Kalimantan Tengah.&lt;br /&gt;Tidak dibuatnya peraturan resmi tentang Pasar Terapung adalah merupakan kebijaksanaan Pemerintah Kota Banjarmasin, yang menganggap bahwa sebagai wadah perdagangan Pasar Terapung belum dapat menyumbang income atau pendapatan daerah, namun demikian pemerintah kota tetap memperhatikan keberadaannya, bukan dalam kaitan kegiatan perdagangannya melainkan memanfaatkan sebagai obyek dan daya tarik wisata minat khusus sebagai aset budaya dan adat istiadat masyarakat Banjar, dalam kegiatan perdagangan barang dan jasa serta hubungan sosial antara pedagang dan pembeli dan sesama pedagang (pedagang pembelantikan dengan pedagang eceran dan pedagang kecil).&lt;br /&gt;Pasar Terapung akan berakhir atau kegiatannya akan terhenti dengan sendirinya setelah -natahari sepenggalah atau kira-kira pukul 08.00 – 09.00, yang tertinggal dari kegiatan itu hanya pedagang panganan, dan atau pedagang barang-barang kelontongan yang berada di pinggir sungai, ditengah sungai dengan jukung besar/kelotok serta lanting.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-1651484979322832541?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/1651484979322832541/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/wisata-pasar-terapung-dibanjarmasin.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/1651484979322832541'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/1651484979322832541'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/wisata-pasar-terapung-dibanjarmasin.html' title=''/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S49Fi2cQZgI/AAAAAAAAAEw/1OEnsgw9bjQ/s72-c/pasar+terapung.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7428158871378297340</id><published>2010-03-04T12:46:00.004+08:00</published><updated>2010-03-06T10:54:16.738+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>POLA SIDIK JARI</title><content type='html'>Sidik jari merupakan identitas pribadi yang tak mungkin ada yang menyamainya. Jika di dunia ini hidup 6 miliar orang, maka ada 6 miliar pola sidik jari yang ada dan belum ditemukan seseorang yang memiliki sidik jari yang sama dengan lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mengenai bentuk dan pola sidik jari yang terdiri dari tiga jenis di atas memiliki ciri-ciri yang khas yaitu :&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S489YqagywI/AAAAAAAAAEo/J5GlvAaf31U/s1600-h/SIDIK+JARI.jpg"&gt;&lt;img style="display:block; margin:0px auto 10px; text-align:center;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 130px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S489YqagywI/AAAAAAAAAEo/J5GlvAaf31U/s320/SIDIK+JARI.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5444637968425863938" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• &lt;strong&gt;Whorl (melingkar) &lt;/strong&gt;yaitu bentuk pokok sidik jari, mempunyai 2 delta dan sedikitnya satu garis melingkar di dalam pattern area, berjalan di depan kedua delta. Jenis whorl terdiri dari Plain whorl, Central pocket loop whorl, Double loop whorl dan Accidental whorl. &lt;br /&gt;• &lt;strong&gt;Loop&lt;/strong&gt; adalah bentuk pokok sidik jari dimana satu garis atau lebih datang dari satu sisi lukisan, melereng, menyentuh atau melintasi suatu garis bayangan yang ditarik antara delta dan core, berhenti atau cenderung berhenti ke arah sisi semula.&lt;br /&gt;• &lt;strong&gt;Arch&lt;/strong&gt; merupakan bentuk pokok sidik jari yang semua garis-garisnya datang dari satu sisi lukisan, mengalir atau cenderung mengalir ke sisi yang lain dari lukisan itu, dengan bergelombang naik di tengah-tengah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7428158871378297340?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7428158871378297340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/pola-sidik-jari.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7428158871378297340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7428158871378297340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2010/03/pola-sidik-jari.html' title='POLA SIDIK JARI'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/S489YqagywI/AAAAAAAAAEo/J5GlvAaf31U/s72-c/SIDIK+JARI.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-3640960890951684748</id><published>2009-07-10T10:43:00.001+08:00</published><updated>2009-07-10T10:47:01.029+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bagaimana Memilih Buku yang Baik untuk Anak Prasekolah</title><content type='html'>Setiap orang, terutama anak-anak senang akan cerita, dan buku adalah salah satu sumbernya. Buku merupakan cara yang luar biasa untuk berbagi rasa, pemikiran dan emosi. Bagi anak, tidak ada hal yang paling aman dan menyenangkan selain membaca buku bersama Ibu, Ayah, Kakek atau Nenek dan mempelajari banyak hal pada saat yang bersamaan. Anak-anak yang mencintai buku sejak dini akan menyukainya terus hingga dewasa. Namun memilih buku yang tepat bagi anak pra-sekolah bukanlah hal yang mudah.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal pertama yang perlu diketahui adalah tidak ada “aturan” dalam memilih buku. Buku apapun yang disukai anak adalah baik. Tetapi jika Anda ingin meluaskan cakrawala mereka, Anda memerlukan panduan. Berikut beberapa hal umum yang dapat membantu Anda mencari buku yang berkualitas yang dapat menarik minat baca anak  Anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;  &lt;br /&gt;*Buku Cerita Bergambar&lt;br /&gt;Sebuah buku cerita untuk anak-anak pra-sekolah sebaiknya memiliki plot yang beralur cepat dan akhir yang memuncak (sekalipun ceritanya rumit). Tanyalah diri Anda dengan pertanyaan berikut:&lt;br /&gt;• Akankah Anda menikmati kegiatan membacakan buku cerita bagi anak? Jika Anda menyukai buku tersebut, maka antusiasme  Anda akan terkomunikasikan dengan baik pada anak.&lt;br /&gt;• Apakah buku tersebut untuk menasihati atau mengajari? Buku yang baik tidak dengan sengaja bertujuan menyampaikan pesan namun ceritanya dapat membuat anak berpikir. &lt;br /&gt;• Buku yang baik menghindari berbagai hal yang bias (tak jelas) apakah itu mengenai usia, gender maupun ras.&lt;br /&gt;• Apakah buku tersebut ditokohi karakter kartun atau difilmkan di bioskop atau ditayangkan di TV? Buku seperti ini seringkali ditulis untuk alasan komersial dan bukan pilihan yang terbaik bagi anak.&lt;br /&gt;• Apakah bahasa yang dipergunakan ritmikal dan imajinatif? Cobalah bacakan beberapa paragraf dengan lantang. Kata-kata yang disampaikan sebaiknya dapat diucapkan dengan jelas dan kalimatnya mudah dibaca.&lt;br /&gt;• Apakah isi ceritanya membuat anak ingin mendengarkan kembali?&lt;br /&gt;• Apakah plot ceritanya mengejutkan atau mudah ditebak? Apakah berisi cerita lucu? Apakah karakter tokohnya menyelesaikan masalah dengan cara yang tidak biasa? Dengan kata lain, apakah bukunya menarik dan menyenangkan?&lt;br /&gt;• Buku bergambar umumnya sebagai pintu pembuka ketertarikan anak terhadap seni.  Akankah gaya ilustrasinya menggugah anak Anda? Cobalah meminjam beberapa buku perpustakaan yang memiliki beragam gaya ilustrasi dan perhatikanlah gaya ilustrasi mana yang anak Anda sukai.  &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;* Buku Bergambar Nonfiksi&lt;br /&gt;Buku nonfiksi bagi anak usia dini meliputi berbagai topik yang luas. Beberapa buku dapat membantu anak menyelesaikan masalah keseharian, seperti hadirnya adik bayi, hari pertama di sekolah, matinya hewan peliharaan, dsb. Buku lainnya menyediakan informasi mengenai sains, olah raga dan topik lainnya. Buku nonfiksi yang baik mengajak anak hanyut dalam sebuah pengalaman yang menarik.&lt;br /&gt;Beberapa pertanyaan sebagai bahan pertimbangan:&lt;br /&gt;• Apakah tulisannya cukup jelas dan sampai pada tujuan? Apakah topiknya menarik bagi anak?&lt;br /&gt;• Apakah ilustrasi  dapat mengekslorasi dan memperkuat kesan cerita?&lt;br /&gt;• Siapakah penulisnya? Apakah ia memiliki keahlian khusus mengenai bahasan (topik) yang ditulisnya?&lt;br /&gt;• Apakah pemakaian bahasanya menarik dan hidup? Buku nonfiksi tidak pernah kering dan membosankan.&lt;br /&gt;• Berapa banyak fakta yang diberikan pada setiap halaman? Buku nonfiksi kadangkala berisikan informasi yang berlebihan dari apa yang dapat anak terima.&lt;br /&gt;* Mintalah saran pada pustakawan atau pemilik  toko buku untuk memilihkan buku yang tepat bagi anak pra-sekolah&lt;br /&gt;Siapkan jawaban mengenai hal apa saja yang disukai anak Anda. Tanyakan mengapa ia menganjurkan buku tertentu.  Seharusnya ia dapat memberikan alasan: “Karena akhir ceritanya menarik.” Atau “Ilustrasinya sangat lucu dan membuat anak-anak tertawa.”&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Bacalah buku tersebut sebelum Anda membeli dan membawanya pulang. Yakinkan pilihan Anda. Jika buku tersebut tampaknya tidak sesuai untuk Anda dan anak Anda, carilah buku lain. Pustakawan atau pemilik buku dapat memberikan informasi mengenai buku yang memenangkan penghargaan. Tapi informasi ini tidak perlu terlalu dipegang karena beberapa buku bisa saja hanya memenangkan ilustrasinya saja, tidak dengan ceritanya. Tidak perlu risau dengan berapa banyak penghargaan yang diraih jika buku tersebut tampaknya tidak sesuai untuk Anda dan anak Anda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;(Diterjemahkan dari tulisan Ellen Jackson, ia adalah pengajar di PreSchool dan TK di Amerika dan telah mendapatkan penghargaan atas penulisan lebih dari 50 buku cerita anak.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-3640960890951684748?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/3640960890951684748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/bagaimana-memilih-buku-yang-baik-untuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/3640960890951684748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/3640960890951684748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/bagaimana-memilih-buku-yang-baik-untuk.html' title='Bagaimana Memilih Buku yang Baik untuk Anak Prasekolah'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-1356743248562122602</id><published>2009-07-10T10:27:00.001+08:00</published><updated>2009-07-10T10:29:19.182+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengenalkan Sains Pada Anak Pra Sekolah</title><content type='html'>Pembelajaran pada anak pra sekolah sebaiknya bersifat terpadu atau terintegrasi. Pengenalan sains pada anak pra sekolah hendaknya terintegrasi dengan bidang lain seperti matematika, ataupun aktivitas sosial lainnya. Mengenalkan sains pada anak berarti membantu anak untuk melakukan percobaan sederhana sehingga dapat menghubungkan sebab dan akibat suatu perlakuan. Percobaan tersebut juga akan membantu anak untuk mulai berfikir logis. Mengenalkan sains pada anak prasekolah dapat melalui permainan yang menyenangkan dengan bahan yang ada disekitar anak. Pengenalan sains pada anak prasekolah lebih ditekankan pada proses daripada produk. Oleh sebab itu dalam bermain sains anak diajarkan untuk menggunakan seluruh pancaindranya sebaik mungkin, agar dalam proses bermain tersbut anak dapat menemukan jawaban-jawaban dari suatu kegiatan bermain.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;SAINS DAN APLIKASINYA&lt;br /&gt;Produk sains meliputi fakta, konsep, teori, prinsip dan hukum. Untuk anak prasekolah fakta dan konsep sederhana dapat dipelajari melalui kegiatan bermain. Sebagai contoh, melalui bermain air, anak mengamati air dan melakukan berbagai percobaan terhadap air seperti melempar, menuang, memasukkan benda dan mengambil dengan berbagai cara. Dari kegiatan tersebut anak belajar sifat-sifat air. Anak mungkin akan mengetahui bahwa air dapat mengalir dari satu tempat ke tempat lain. Air dapat dituang dari satu tempat ke tempat lain. Anak mengetahui benda tenggelam dan yang lain terapung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aplikasi sains dalam kehidupan sehari-hari diwujudkan dalam bentuk karya teknoloi. Radio, mesin cuci, TV, komputer, lampu dan HP adalah contoh-contoh karya teknologi yang sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari. Anak pra sekolah selalu ingin tahu bagaimana benda-benda tersebut bekerja. Anak ingin sekali mengetahui isi radio. Mereka berfikir di dalam radio ada orang yang bisa berbicara atau bernyanyi. Begitupula dengan televisi. Anak akan terkejut jika melihat radio yang yang dibongkar dan melihat isinya bukan orang. Itulah sebabnya di panti pendidikan untuk anak usia dini di luar negeri selalu memajang radio, televisi atau mesin sederhana lainnya yang dibuka agar anak mengenal isinya. Banyak pula perusahaan mobil dan motor yang menyediakan mesin yang telah dibelah dua agar anak-anak dapat mengenal karya teknologi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengetahuan yang diperoleh anak akan berguna sebagai modal berfikir. Melalui sains, anak dapat melakukan percobaan sederhana. Percobaan tersebut melatih anak menghubungkan sebab dan akibat dari suatu perlakuan sehingga melatih anak berfikir logis.&lt;br /&gt;RAMBU-RAMBU KEGIATAN SAINS UNTUK ANAK&lt;br /&gt;Kegiatan pengenalan sains untuk anak prasekolah sebaiknya disesuaikan dengan tingkat perkembangan anak. Guru/pendidik hendaknya tidak menjejalkan konsep sains kepada anak, tetapi memberikan kegiatan pembelajaran yang memungkinkan anak menemukan sendiri fakta dan konsep sederhana tersebut. Teori Experimental Learning dari Carl Rogermengisyaratkan pentingnya pembelajaran yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan anak. Menurutnya anak secara alamiah dengan kapasitas dan kemauan untuk belajar. Fungsi pendidik hanyalah memfasilitasi dan membantu agar anak dapat belajar secara optimal. Menurut Piaget (1972) anak prasekolah usia 4-6 tahun berada pada fase perkembangan pra operasional dan menuju konkret operasional. Untuk itu kegiatan sains sebaiknya disesuaikan dengan tingkat perkembangan dan karakterstik anak tersebut.&lt;br /&gt;Berikut ini merupakan rambu-rambu yang dapat menjadi acuan dalam pembelajaran sains : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Bersifat konkrit&lt;br /&gt;Benda-benda yang digunakan bermain dalam kegiatan pembelajaran adalah benda yang konkrit (nyata). Pendidik tidak dianjurkan untuk menjejali anak dengan konsep-konsep       abstrak. Pendidik sebaiknya menyediakan berbagai benda dan fasilitas lainnya yang diperlukan agar anak dapat menemukan sendirri konsep tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Hubungan sebab akibat terlihat secara langsung&lt;br /&gt;Anak usia 5-6 tahun masih sulit menghubungkan sebab akibat yang tidak terlihat secara langsung karena pikiran mereka yang bersifat transduktif. Anak tidak dapat menghubungkan sebab-akibat yang tidak terlihat secara langsung. Jika anak melihat peristiwa secara langsung, membuat anak mampu mengetahui hubungan sebab akibat yang terjadi. Sains kaya akan kegiatan yang melatih anak menghubungkan sebab akibat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Memungkinkan anak melakukan eksplorasi&lt;br /&gt;Kegiatan sains sebaiknya memungkinkan anak melakukan eksplorasi terhadap berbagai benda yang ada disekitarnya. Pendidik dapat menghadirkan objek dan fenomena yang menarik ke dalam kelas. Misalnya guru menghadirkan induk kucing dengan anaknya, atau ulat yang akan menjadi kepompong. Anak akn merasa senang memperhatikan perilaku dan perubahan yang terjadi terhadap binatang tersebut. Bermain dengan air, magnet, balon, suara atau bayang-bayang akan membuat anak sangat senang. Anak juga akan dapat menggunakan hampir semua panca indranya untuk melakukan eksplorasi atau penyelidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Memungkinkan anak menkonstruksi pengetahuan sendiri.&lt;br /&gt;Sains tidak melatih anak untuk mengingat berbagai objek, tetapi melatih anak mengkonstruksi pengetahuan berdasarkan objek tersebut. Oleh karena itu kegiatan pengenalan sains tidak cukup dengan memberitahu definisi atau nama-nama objek, tetapi memungkinkan anak berinteraksi langsung dengan objek dan memperoleh pengetahuan dengan berbagai inderanya dari objek tersebut. Oleh sebab itu sangat tidak tepat jika memperkenalkan anak berbagai objek melalui gambar atau model. Anak membutuhkan objek yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Memungkinkan anak menjawab persoalan ”apa” dari pada ”mengapa”&lt;br /&gt;Keterbatasan anak menghubungkan sebab akibat menyebabkan anak sulit menjawab pertanyan ”mengapa”. Pertanyaan tersebut harus dijawab dengan logika berfikir sebab akibat. Jika anak bermain dengan air di pipal lalu anak ditanya ”apa yang akan terjadi jika ujung pipa dinaikkan?”. Anak dapat menjawab, ”air akan mengalir melalui ujung yang lain yang lebih rendah.” tidak perlu anak ditanya ”mengapa jika ujung ini dinaikkan, air akan mengali ke ujung yang lebih rendah”? Hal itu tidak akan dapat dijawab oleh anak. Sering anak menerjemahkan pertanyaan ’mengapa” dengan ”untuk apa”, sehingga pertanyaan mengapa akan dijawab ”agar” atau ”supaya” .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Lebih menekankan proses daripada produk&lt;br /&gt;Melakukan kegiatan eksplorasi dengan benda-benda akan sangat menyenangkan bagi anak. Anak tidak brfikir apa hasilnya. Oleh sebab itu guru tidak perlu menjejali nak dengan berbagai konsep sains atau mengharuskan anak untuk menghasilkan sesuatu dari kegiatan anak. Biarkan anak secara alami menemukan berbagai pengertian dari interaksinya bermain dengan berbagai benda. Dengan kata lain proses lebih penting daripada produk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Memungkinkan anak mengunakan bahasa dan matematika&lt;br /&gt;Pengenalan sains hendaknya terpadu ddengan disiplin ilmu yang lain, seperti bahasa, matematika, seni dan atau budi pekerti. Melalui sains anak melakukan eksplorasi terhadap objek. Anak dapat menceritakan hasil eksplorasinya kepada temannya (bahasa). Anak melakukan pengukuran, menggunakan bilangan, dan membaca angka (matematika). Anak dapat juga menggambarkan objek yang diamati dan meawarnai gambarnya (seni). Anak juga diajarkan mencintai lingkungan atau benda disekitarnya (budipekerti).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8. Menyajikan kegiatan yang menarik (the wondwer of science)&lt;br /&gt;Sains menyajikan berbagai percobaan yang menarik seperti sulap. Anak-anak yang masih memiliki pikiran magis (/imagical reasoning) akan sangat tertarik dengan keajaiban tersebut. Misalnya air susu dicampur air sabun dan diberi tiga macam pewarna makanan, lalu diaduk. Dengan manmbahkan sedikit air soda, anak akan melihat air berbuih dan mengeluarkan gelembung seperti mendidih, menampilkan air warna warni yang menarik.&lt;br /&gt;MATERI DAN KEGIATAN SAINS&lt;br /&gt;Ada beberapa materi sains yang sesuai untuk anak prasekolah terutama usia 5-6 tahun. Pembelajaran topik-topik sains hendaknya lebih bersifat memberikan pengalaman tangan pertama (first-hand experience) kepada anak, bukan mempelajari konsep saians yang abstrak. Selain itu pembelajaran sains hendaknya mengembangkan kemampuana observasi, klasifikasi, pengukuran, mengunakan bilangan dan mengidentifikasi hubungan sebab akibat. Materi tersebut antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Mengenal gerak&lt;br /&gt;Anak sangat senang bermain dengan benda-benda yang dapat bergrak, memutar, menggelinding, melenting, atau melorot. Ada beberpa kegiatan untuk mengenalkan anak dengan gerakan, antara lain: &lt;br /&gt;         a. Menggelinding dan bentuk benda&lt;br /&gt;            Materi ini menyadarkan anak akan sebab-sebab timbulnya gerakan pada benda. Kemiringan papan, bentuk benda slilidris dan kotak, halus kasarnya permukaan benda ikut mempengaruhi kecepatan gerakan. Materi ini juga dapat melatih kemampuan observasi.&lt;br /&gt;         b. Menggelinding dan ukuran benda&lt;br /&gt;            Bermain dengan cara menggelindingkan benda-benda dengan berbagai ukuran akan membantu siswa untuk mengenal bahwa besar kecil, berat ringannya suatu benda akan mempengaruhi gerak benda tersebut. Meteri ini juga melatih kemampuan observasi pada anak. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Mengenal benda cair&lt;br /&gt;Bermain dengan air merupakan salah satu kesenangan anak. Pendidik dapat mengarahkan permainan tersebut agar anak dapat memiliki berbagai pengalaman tentang air. Air senantiasa menyesuaikan bentuknya dengan bentuk wadahnya. Air mengalir dari tempat yang lebih tinggi ke tempat yng lebih rendah atau dari tempat yang bertekanan tinggi ke tempat yang bertekanan rendah. Berbagai kegiatan n dengn air, antara lain:&lt;br /&gt;         a. Konservasi volume&lt;br /&gt;            Kegiatan ini merupakan cara untuk melatih anak memahami isi atau volume benda cair. Anak Pra operasional belum dapat memahami konservasi volume (Piaget 1972). Oleh karena itu memperkenalkan anak dengan bejana yang dapat diisi akan membantu anak memahami konservasi volume. Sambil mengisi botol besar, lalu memindahkan ke botol yang lebih kecil dan sebalaiknya, anak belajar mengunakan bilangan untuk menghitung banyaknya air yang dimasukkan ke botol tersebut. Anak juga akan berlatih memahami pengertian lebih banyak dan lebih sedikit. Kegiatan ini sebaiknya dilakukan di luar kelas. Agar tidak basah, sebaiknya anak diminta memakai rompi plastik.&lt;br /&gt;         b. Tenggelam dan terapung&lt;br /&gt;         Kegiatan ini dapat dilakukan di kelas atau di luar kelas. Jika di kelas, beri alas plastik dan koran agar air tidak mmbasahi tempat. Tujuan kegiatan ini adalah agar anak diberi pengalaman bahwa ada benda yang tenggelam an ada yang terapung. Anak sering mengira benda yang berukuran kecil terapung dan yang besar tenggelam. Tenggelam atau terapung tidak ditentukan oleh ukuran benda melainkan oleh berat jenis benda. .&lt;br /&gt;         c. Membuat benda terapung&lt;br /&gt;        Tujuan kegiatan ini addalah untuk mengenalkan pada anak bahwa benda yang tenggelam dapat dibuat terapung. Dari kegiatan ini pula anak akan memahami, mengapa perahu yang berat dapat terapung.&lt;br /&gt;        d. Larut dan tidak larut.&lt;br /&gt;        Sebagian benda larut ke dalam air dan sebagian lagi tidak. Gula, garam dan warna pada teh larut dalam air sehingga akan membentuk larutan. Jika larutan dibiarkan, maka akan membentuk endapan, kecuali jika airnya diuapkan semua. Benda lain tidak larut dalam air, seperti tepung, pasir dan minyak. Jika benda tersebut dicampur dengan air maka tidak akan membentuk larutan, tetapi membentuk campuran. Campuran kelihatan tidak homogen dan jika diendapkan, maka akan terlihat adanya endapan.&lt;br /&gt;        e. Air mengalir&lt;br /&gt;        Air mengalir dari tempat yang tinggi ke tempat yang lebih rendah karena gravitasi bumi. Air dari tempat yang lebih rendah dapat dialirkan ke tempat yang lebih tingi dengan menambah tekanan, misalnya dengan pompa air. Anak sangat senang bermain dengan air mengalir dan memperoleh pengalaman langsung yang kelak akan berguna untuk mempelajari sains.&lt;br /&gt;        f. Mengenal sifat berbagai benda cair&lt;br /&gt;        Melalui kegiatan ini anak diperkenalkan bahwa benda cair itu bermacam-macam, tidak hanya air. Benda-benda cair itu juga memiliki sifat yang berbeda. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mengenal timbangan (neraca)&lt;br /&gt;Neraca sangat baik untuk melatih anakmenghubungkan sebab akibat karena hasilnya akan nampak secara langsung.jika beban di satu lengan timbangan di tambah, maka beban akan turun. Demikian pula jika beban di geser menjauhi sumbu. Berbagai benda memiliki massa jenis berbeda. Kapas dan spon memiliki massa jenis yang lebih kecil dibanding besi dan batu, meskipun batu dan besi ukurannya kecil tetapi akan lebih berat dari kapas atau spon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Bermain gelembung sabun&lt;br /&gt;Anak sangat menyukai bermain dengan gelembung sabun. Dengan menambahkan satu sendok gliserin pada dua liter air, larutan sabun, akan diperoleeh larutan yang sabun yang menakjubkan yang dapat digunakan untuk membentuk gelembung raksasa, jendela kaca, atau bentuknya lainnya dari busa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. Mengenal benda-benda lenting&lt;br /&gt;Benda-benda dari karet pada umumnya memuliki kelenturan sehingga mampu melenting jika dijatuhkan. Demikian pulla benda dari kare yang diisi udara , seperi bola basket, bola voli dan bola plastik. Anak sangat senang bermin dengan benda-benda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Mengenal Binatang&lt;br /&gt;Binatang merupakan mahluk yang menarik bagi anak-anak karena mampu merespon rangsang. Anjing, misalnya mampu mengembalikan bnda-benda yang dilemparkan pemiliknya. Anak kucing akan mengejar dan menerkam benda-benda yang bergerak. Meskipun masih diperdebatkan dari segi sanaitasi dan higienisnya, memelihara hewan peliharaan dapat mengembangkan rasa kasih dan sayang pada anak. Melalui binatang anak akan belajar banyak tentang mahluk tersebut. Oleh karena itu di nagara-negara maju, kebun binatang dilengkapi dengan pojok sains (sains center) dimana anak dapat berinteraksi dengan bintang yang jinak dan bersih sambil memperlajarinya. Ada beberapa keuntungan yang diperoleh anak jika berinteraksi dengan binatang. Pertama, anak belajar mengenal dan menghargai mahluk hidup, ia belajar bahwa mahluk hidup memerlukan makanan, papan dan kasih sayang. Kedua, anak belajar untuk menyayangi binatang yang pada akhirnya akan menumuhkan rasa kasih sayang pada mahluk hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih banyak materi yang dapat membantu anak mengenal sains termasuk mengenal tubuh mereka sendiri. Guru dapat mengembangkan sendiri fenomena-fenomena yang ada dan yang terjadi di sekitar anak. Termasuk tumbuhan yang ada di sekitar mereka.&lt;br /&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;br /&gt;Appleton, K (1993). Using theory to guide practice: Teaching science from a constrictivist perspective. School Science and Mathematics. Washington DC.&lt;br /&gt;Bybee, R.W. &amp; Sund, R.B. (1982). Piaget for educators. Colombus, OH: Charles Merrill.&lt;br /&gt;Djohar (2001). Konsep Dasar Pendidikan Biologi.  Jurusan Pendidikan Biologi, UNY.&lt;br /&gt;Gagne, R.M. (1985). The Conditions of Learning (4th ed). New York: Holt, Rinehart &amp; Winston.&lt;br /&gt;Piaget, J.(1970). The Science of Education and The Psichology of The Child. New York: Grossman.&lt;br /&gt;Suyanto, Slamet. (2005). Pembelajaran untuk Anak TK. Jakarta: Depdiknas Direktorat Pendidikan Tinggi, Direktorat Pembinaan PTK dan ketenagaan Perguruan Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penulis: Dra. Kartini Marzuki, M.Si&lt;br /&gt;Dosen Jurusan PLS FIP Universitas Negeri Makassar &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-1356743248562122602?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/1356743248562122602/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/mengenalkan-sains-pada-anak-pra-sekolah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/1356743248562122602'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/1356743248562122602'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/mengenalkan-sains-pada-anak-pra-sekolah.html' title='Mengenalkan Sains Pada Anak Pra Sekolah'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7655895048243846220</id><published>2009-07-10T10:09:00.001+08:00</published><updated>2009-07-10T10:11:01.926+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Duh, bicaranya, kok, gagap. Kasihan, si anak pasti tak nyaman</title><content type='html'>Di usia prasekolah, anak seharusnya sudah lancar berbicara. Namun tak jarang, ada anak usia ini yang bicaranya gagap (stuttering). Banyak sekali kemungkinan penyebabnya meski penyebab utamanya sendiri tidak diketahui pasti (lihat boks “4 Penyebab”). Yang jelas, gagap tidak berhubungan dengan tingkat kecerdasan seseorang. Anak yang gagap umumnya normal, karena gagap bukan disebabkan oleh proses fisik produksi suara atau proses penerjemahan pikiran menjadi kata.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;4 PENYEBAB&lt;br /&gt; 1. Keturunan atau herediter.&lt;br /&gt;Sebagian kecil gagap disebabkan faktor keturunan yang berarti anak membawa disposisi kondisi saraf yang membuat mereka rentan sulit bicara. Bila kedua orangtua sehat dan normal dalam bicara, tetapi ada salah seorang paman atau kakek yang gagap, anak membawa predisposisi kerentanan ini.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Faktor saraf.&lt;br /&gt;Beberapa pakar dalam ilmu saraf berpendapat, adanya gangguan saraf menyebabkan gangguan koordinasi dari fungsi motorik untuk bicara. Gangguan saraf ini bisa disebabkan luka otak akibat proses persalinan yang sulit. Bisa juga karena kepala anak pernah terbentur, anak pernah kejang, atau pernah menderita infeksi serius, dan lainnya. Pada saat tersebut, terjadi proses penurunan kekuatan fungsi saraf secara menyeluruh.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Faktor emosi atau kecemasan.&lt;br /&gt;Gagap bisa terjadi pada situasi-situasi tertentu terutama saat ada kecemasan. Pada saat bicara dalam situasi tersebut, terjadi spasmodik atau pemblokan suara terutama pada kata yang berawalan huruf b, d, s, dan t, yang butuh adanya penekanan. Jadi, gagap di sini bukan gangguan dalam organ bicara, melainkan representasi kondisi ketidakmatangan emosi yang tercerminkan pada gangguan berbicara. Biasanya ini dialami oleh anak-anak yang kurang percaya diri atau memiliki self esteem yang rendah.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Faktor gangguan simetri otak.&lt;br /&gt;Proses pematangan otak terjadi sampai usia anak 2 tahun. Di usia 2-3 tahun sudah bisa dikenali mana bagian otak anak yang dominan. Bila anaknya berbakat kidal, orangtua mungkin masih bisa membenahinya di usia ini. Jika sudah lewat 3 tahun dan orangtua memaksakan anak melakukan kegiatan dengan tangan kanannya maka akan terjadi perubahan pada sistem kerja otaknya sehingga terjadi ketidakseimbangan yang membuat anak gagap.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5 TAHAP BICARA &amp; BAHASA&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Perkembangan bicara dan bahasa pada anak terbagi dalam 5 tahap yang harus menjadi perhatian orangtua, yaitu:&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Reflexive vocalization&lt;br /&gt;Pada usia 0–3 minggu, suara-suara atau tangisan yang dihasilkan bayi masih berupa refleks belaka yang tanpa disadari, tanpa kehendak atau bukan suatu respons atas lingkungan. Di atas usia itu barulah tangisannya bisa dibedakan apakah karena lapar dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Babbling&lt;br /&gt;Usia di atas 3 minggu sampai 2 bulan, anak mengeluarkan bunyi-bunyian seperti orang berkumur-kumur dengan nada dan kenyaringan yang berbeda-beda.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Lalling&lt;br /&gt;Terjadi pada usia 2 bulan sampai 6 atau 7 bulan. Bayi mulai banyak mendengar dan bisa mengulang-ulang suku kata, seperti ba... ba..., ma... ma..., dan sebagainya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Echolalia&lt;br /&gt;Sejak usia 10 bulan si kecil sudah mendengar bunyi-bunyi dari lingkungannya, kemudian ia mencoba menirukannya—ia melakukan peniruan dan pengulangan bunyi dari usia sebelumnya —disertai dengan ekspresi wajah dan isyarat tangan. Jadi sudah ada penggunaan alat komunikasi lain untuk memperjelas maksud yang ingin disampaikannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. True Speech atau bicara benar.&lt;br /&gt;Umumnya anak sudah bicara secara benar di usia 18 bulan atau 1;6 tahun. Maksudnya, pola bicara anak sudah dimengerti, meski kemampuan artikulasinya belum memadai. Anak sudah mampu mengucapkan rangkaian kata atau membentuk kalimat.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5 KIAT TANGANI KEGAGAPAN ANAK&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;1. Carilah faktor kemungkinan penyebabnya.&lt;br /&gt;Terapis akan mencari tahu, apakah ada faktor keturunan, atau karena emosi, dan gangguan saraf. Biasanya untuk mengetahui adanya kemungkinan faktor saraf ini dilakukan pemeriksaan EEG (dirujuk ke dokter ahli saraf anak). Bila yang terlihat adalah faktor kecemasan, tes dilakukan dengan memberikan stresor-stresor tertentu, salah satunya diminta mengulang-ulang kalimat. Hal ini untuk melihat bagaimana tingkat keparahan gagapnya. Orangtua pun harus menyadari kapan muncul gagap pada anaknya. Semakin sering frekuensinya semakin mengindikasikan keparahannya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;2. Dilakukan terapi.&lt;br /&gt;Jika telah diketahui kemungkinan penyebabnya maka dilakukan terapi untuk menghilangkan gagapnya. Umumnya dilakukan terapi kognitif dan perilaku (behavior) serta relaksasi saat anak berhadapan dengan kecemasan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;3. Tingkatkan self esteem anak.&lt;br /&gt;Untuk meningkatkan self esteem anak, diperlukan peran guru dan teman-temannya, serta orangtua dan anggota keluarga lainnya. Peran lingkungan tersebut amat penting bagi kemajuan anak gagap. Beri pengertian kepada guru dan teman-temannya (tentu tanpa sepengetahuan anak) untuk tidak mengejeknya tetapi bersikap biasa saja. Hal ini sangat membantu memulihkan rasa percaya dirinya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;4. Beri banyak reward positif.&lt;br /&gt;Dalam mengeliminasi gagap anak, orangtua disarankan untuk tidak memberlakukan hukuman, melainkan menggunakan banyak reward serta motivasi. Bentuknya bisa berupa pujian dan kesenangan ketika anak berhasil mengerjakan suatu tugas. Pelaksanaannya tergantung pada anak karena masing-masing berbeda. Dengan reward ini diharapkan anak termotivasi dan memiliki rasa percaya diri serta self esteem yang baik.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;5. Hindari faktor kecemasan.&lt;br /&gt;Secara bertahap, hindari faktor yang memungkinkan anak cemas. Umpama, anak cemas bila harus bercerita di depan teman-temannya. Nah, orangtua bisa melatih anak dengan memintanya bercerita di depan orangtuanya sebelum dia melakukan tugas bercerita di hadapan teman-temannya. Bisa juga guru di kelas membantu anak saat bercerita di depan kelas dengan cara melakukan dialog atau memberikan tanya jawab akan pengalaman anak yang ingin diceritakannya, sehingga anak tidak terlalu cemas. Hindari pula anak dari situasi yang memberinya tekanan. Contoh, orangtua jangan mengatakan, ”Kalau ngomong jangan gagap, ya, Mama enggak suka.” Tekanan pada anak akan memperburuk kondisi gagapnya.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;6. Lakukan dengan relaks.&lt;br /&gt;Ketika anak berbicara, mintalah dia untuk melakukannya perlahan-lahan dan tenang. Kelancaran bicara tidak harus cepat tapi perlahan namun pasti. Terapi dilakukan secara bertahap, dari perlahan sampai cepat. Lakukan relaksasi, misalnya dengan mengajaknya menyanyi, membaca puisi, dan bermain peran yang sarat dialog. Biasanya pada tingkat ringan, gagap tidak muncul saat anak relaks. Berikan lagulagu kesukaannya untuk dinyanyikan dan dihafalkan agar dapat diulang-ulang.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Dedeh Kurniasih. Ilustrasi Pugoeh&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Narasumber:&lt;br /&gt;Tri Gunadi, OTR(Ind), S.Psi.,&lt;br /&gt;dari Pusat Terapi Tumbuh Kembang Anak YAMET, Jakarta&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7655895048243846220?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7655895048243846220/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/duh-bicaranya-kok-gagap-kasihan-si-anak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7655895048243846220'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7655895048243846220'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/duh-bicaranya-kok-gagap-kasihan-si-anak.html' title='Duh, bicaranya, kok, gagap. Kasihan, si anak pasti tak nyaman'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-6106172992401828297</id><published>2009-07-10T09:57:00.001+08:00</published><updated>2009-07-10T10:01:20.084+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>ACARA KEGEMARAN SI KECIL</title><content type='html'>Tak masalah, kok, Bu-Pak. Asalkan acaranya memang diperuntukkan anak-anak seusianya dan kita pun mendampinginya menonton. &lt;br /&gt;Namun kegemaran si kecil pada acara tertentu berbeda dengan orang dewasa. "Jika pada orang dewasa karena tema acaranya, maka pada anak karena dia melihat ada sesuatu yang akrab dengan kehidupannya sehari-hari," jelas dra. Nisfi M. Salanto.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt; Di bawah ini sejumlah dampak yang berkaitan dengan acara favorit si kecil sebagaimana dipaparkan psikolog yang menjadi mitra kerja di Divisi Klinik &amp; Layanan Masyarakat LPT-UI ini. &lt;br /&gt;* Film Kartun &lt;br /&gt;Acara ini bisa mengakibatkan rasa empati si kecil berkurang, mengingat tak sedikit adegan kekerasan yang ditampilkan. Misal, karena sering menonton Tom &amp; Jerry, si kecil bisa saja mendapat kesan bahwa bila seseorang dipukul tak akan merasa sakit. Bukankah setiap Tom memukul Jerry sampai benjol pun nanti bisa cepat hilang? Jadi ketika ia memukul teman dan si teman kesakitan, ia malah merasakannya sebagai hal lucu, "Ha...ha...ha... seperti di TV." &lt;br /&gt;Pendek kata, hati nurani si kecil tak terasah karena ia merasa, toh, kalau temannya sakit, nanti juga cepat sembuh. Jadi, bila si kecil amat senang nonton film kartun, beri pengertian padanya bahwa kejadian yang ada di film tak sama dalam kehidupan sehari-hari, "Kalau Adik memukul teman, dia bisa pusing atau berdarah. Kalau berdarah, nanti teman Adik bisa infeksi. Kasihan, kan?" &lt;br /&gt;* Film Action &lt;br /&gt;Yang ini lebih parah dampaknya dibanding film kartun, karena yang berperan di sini adalah manusia nyata. Bila si kecil melihat seorang tokoh ditusuk pisau lalu berdarah, bukan tak mungkin ia akan mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari. Kala bermain dengan temannya dan melihat pisau, ia bisa tiba-tiba mencontoh adegan tersebut. &lt;br /&gt;* Sinetron dan Telenovela &lt;br /&gt;Meski si kecil kerap menyaksikan sinetron/telenovela yang diperuntukkan konsumsi dewasa, tak akan membuatnya jadi cepat dewasa atau matang sebelum waktunya. Biasanya ia akan mencontoh adegan yang dilihatnya. Misal, ia melihat adegan seorang anak menangis lalu dibujuk dengan diberi mainan. Ia pun akan mengkaitkan hal itu dalam kehidupannya, "Berarti kalau aku menangis, aku juga harus dibeliin mainan." &lt;br /&gt;Justru yang jadi masalah ketika harus menjawab pertanyaan si kecil. Kita, kan, tak bisa menerangkan bila si suami di sinetron itu marah pada istrinya karena si istri selingkuh, misal. Untuk menjawabnya, kaitkan saja dengan kejadian sehari-hari yang bisa diterima anak. Tentu dengan bahasa yang bisa dipahami anak. Misal, "Tante itu dimarahi bapaknya karena mungkin tadi ia mengambil kue enggak bilang-bilang." &lt;br /&gt;* Film Horor &lt;br /&gt;Biasanya anak menyukai jenis film ini karena ada suatu reward yang ia dapat ketika menyaksikannya bersama anggota keluarga. Misal, setiap Nenek Lampir muncul, ia akan dipeluk oleh ibunya. Jadi, bukan filmnya yang membuat ia senang, melainkan pelukan itu yang dinanti-nantikannya. &lt;br /&gt;Namun dampaknya, ia akan ketakutan hingga tak mau atau susah tidur karena takut didatangi Nenek Lampir, misal. Ia pun tumbuh jadi penakut. Ini bisa mengganggu pergaulannya, lo. Misal, tiap diajak teman ke tempat yang banyak pohon atau gelap sedikit, ia akan menolak karena ingat akan setting film horor yang sering dilihatnya. &lt;br /&gt;* Iklan &lt;br /&gt;Hati-hati, si kecil bisa berperilaku konsumtif. Biasanya anak lebih kerap jadi "korban" iklan produk makanan. Padahal, 90 persen produk makanan yang diiklankan itu tak bergizi. Untuk mengatasinya, tanamkan pengertian dalam diri si kecil. &lt;br /&gt;Misal, "Mungkin ayam yang di situ kelihatan enak, tapi kita coba bikin sendiri, ya. Ibu tahu, kok, resepnya. Dengan uang yang sama kita malah bisa makan lebih banyak." &lt;br /&gt;Bangun pula kebiasaan makan yang baik dan perhatikan pentingnya asupan dari sumber-sumber alam yang kaya akan zat-zat gizi yang dibutuhkan anak, semisal sayur-sayuran dan buah-buahan. Bila perlu, kemukakan saja dampak MSG dalam aneka makanan yang diiklankan tadi. Namun cara menjelaskannya jangan sampai terkesan menakut-nakuti anak. &lt;br /&gt;IMAJINASI TAK BERKEMBANG&lt;br /&gt;Perlu dipahami, anak batita belum bisa membedakan realitas dan fantasi, hingga semua informasi yang didapatnya langsung diserap bulat-bulat sebagai suatu kebenaran. Di samping, ia pun sama sekali tak memahami pembuatan adegan-adegan tersebut dengan berbagai "tipuan". Apalagi jika anak menontonnya tanpa pendampingan orang tua. Makanya, tak heran bila ada kejadian seorang anak meloncat dari gedung tinggi gara-gara melihat tokoh di film kesayangannya tidak tewas setelah melakukan hal tersebut. &lt;br /&gt;Dampak lain, pengaruh buruk terhadap perkembangan bahasa anak. "Pada usia 0 sampai 4 tahun, otak sedang giat-giatnya bekerja, hingga taraf menangkap informasi pada anak pun jadi sedemikian tinggi." Jadi, bila si kecil selalu mendengar kata-kata kurang sopan dari acara favorit yang ditontonnya, berarti mayoritas atau bahkan seluruh kata itu akan terekam dalam otaknya. Di kemudian hari, kala ia sudah lancar bicara, kata-kata tak sopan itu akan meluncur dengan sendirinya. &lt;br /&gt;Untuk jangka panjang, dampak buruknya terutama berkaitan dengan prestasi akademikya. "Dengan duduk diam menyaksikan acara di TV, anak sudah terpola oleh suguhan visual dan alur cerita yang menarik." Artinya, segala sesuatu mengenai tokoh cerita, bahkan perkembangan imajinasinya sendiri sudah disetir sedemikian rupa oleh TV. Jadi, imajinasinya tak berkembang sendiri secara proporsional. &lt;br /&gt;Akibatnya, ia tak terbiasa aktif dalam menangkap apa yang disajikan kepadanya. Padahal, saat masuk "sekolah" dibutuhkan daya tangkap yang baik mengenai segala hal yang dilihat dan dialaminya. Itu sebab, besar kemungkinan ia pun jadi tak terbiasa menaruh perhatian pada guru maupun apa yang diterangkan guru. Baginya, sosok guru tidaklah sehebat sosok jagoannya di TV. Sementara materi pelajaran dan cara penyampaiannya dianggap tak menarik karena tak bergerak atau "hidup", kalah seru dan tak berwarna alias datar-datar saja dibanding acara kesayangannya di TV. &lt;br /&gt;Jika dampak buruk ini tak segera diminimalisir atau bila sudah terlanjur mendarah daging, sedikit banyak akan mempengaruhi perilakunya. Misal, ia tumbuh jadi anak yang agresif dan kaya akan kata-kata kotor/kasar. Ia pun bisa terbentuk menjadi anak cuek alias kurang menaruh peduli pada orang lain; bila dipanggil enggak nyahut, ogah mendengarkan omongan kita atau bila diajak bicara matanya jelalatan entah ke mana. Penyebabnya apalagi kalau bukan lantaran ia tak terbiasa berkomunikasi dua arah dan menatap lawan bicara. Selain karena seluruh waktunya selama ini hanya terpuaskan untuk menikmati kejadian yang sifatnya satu arah. &lt;br /&gt;DAMPINGI ANAK&lt;br /&gt;Itulah mengapa, kita harus selalu mendampingi si kecil kala ia menonton acara kegemarannya maupun tayangan lain di TV. "Namun mendampinginya bukan sebatas ada bersama tapi sibuk dengan urusan masing-masing, lo!" tegas Nisfi. Melainkan, kita harus berusaha keras melibatkan anak dalam tayangan yang tengah ditontonnya. &lt;br /&gt;Misal, si kecil suka nontonTeletubbies. Nah, ajak ia mengulangi kata-kata yang "diajarkan" di situ. Terangkan pula nilai-nilai moral yang hendak disampaikan, seperti kerukunan saat bermain bersama. Kemudian, bila si kecil rewel kala ada selingan iklan, kita bisa katakan, "Teletubbies-nya, kan, butuh istirahat. Mereka capek, lo, habis main-main di lapangan. Sekarang, Mama dan Adek istirahat juga, dong." Dengan begitu, si kecil pun belajar bahwa ia tak bisa selalu memperoleh apa yang diinginkannya. &lt;br /&gt;Manfaat lain, imajinasi si kecil akan terlatih karena ia merasa ikut terlibat dalam acara tersebut. Selain telinga dan hatinya tak terus-menerus kosong karena komunikasi dan kedekatan emosinal tetap terjalin. &lt;br /&gt;DISIPLIN DAN KONSISTEN &lt;br /&gt;Selain pendampingan, Nisfi pun menganjurkan kita agar memanfaatkan resume acara sebelum membolehkan si kecil menonton acara tertentu. Hingga, kita pun bisa menentukan acara mana yang boleh dan tak boleh ditonton si kecil. &lt;br /&gt;Kemudian, disiplinkan seluruh anggota keluarga. "Jangan pernah ijinkan siapa pun sepanjang hari menikmati tayangan TV tanpa sempat melakukan kegiatan lain secara proporsional." Batasi jam menonton, misal, hanya 1-2 jam di waktu pagi/siang atau 1-2 jam saat sore/malam. Namun dalam memberlakukannya tak perlu dengan disiplin ala militer yang serba kaku sampai menggunakan kekerasan. "Cukup beri tahu atau bangun pengertiannya dengan cara-cara halus." Misal, "Nak, nanti kalau jarum yang pendek sudah ada di angka 7, TV-nya dimatiin, lo." Atau, ingatkan si kecil untuk makan, tidur siang, merapikan mainan, dan lainnya begitu acara favoritnya usai ditayangkan. &lt;br /&gt;Tentu saja, kita harus konsisten. "Bila kita melarang anak menonton acara tertentu, kita pun seyogyanya tak menyaksikan acara tersebut. &lt;br /&gt;Jangan sampai anak protes karena merasa diperlakukan berbeda." Bila kebiasaan ini ditanamkan, menurut Nisfi, tanpa dilarang pun si kecil akan tahu bahwa acara tersebut memang bukan porsinya. Namun bila kita tak konsisten, "jangan harap disiplin akan terbentuk." Malah, bisa jadi si kecil akan memanfaatkan ketidakkonsistenan kita, semisal, "Kalau sama Bunda, aku pasti enggak boleh nonton acara itu. Tapi kalau Bunda pergi, aku, kan, enggak dilarang sama Si Mbak." Itulah mengapa, seluruh anggota keluarga sampai pembantu dan pengasuh pun harus sepakat, acara mana yang boleh ditonton dan tidak. &lt;br /&gt;Bila perlu, tekan Nisfi, orang tua menentukan batasan-batasan tegas dan meminta seluruh anggota keluarga mematuhinya. Termasuk aturan-aturan lain yang berkaitan dengan acara menonton, semisal tak boleh makan sambil nonton. Apalagi bila si kecil sudah "sekolah", kita harus mulai mengajarkannya bertanggung jawab dari hal-hal kecil, misal, kalau mau "sekolah" enggak boleh nonton. Namun jangan lupa, sertai penjelasan konkret yang bisa diterima si kecil mengapa kita memberlakukan aturan tersebut. Misal, supaya enggak terlambat saat mobil jemputan datang. &lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Faras Handayani . Foto : Rohedi (nakita)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-6106172992401828297?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/6106172992401828297/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/acara-kegemaran-si-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/6106172992401828297'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/6106172992401828297'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/acara-kegemaran-si-kecil.html' title='ACARA KEGEMARAN SI KECIL'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-608780706194265895</id><published>2009-07-10T09:50:00.004+08:00</published><updated>2009-07-10T10:02:31.503+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Si Kecil Boleh Ikut Olahraga Bela Diri</title><content type='html'>Yang Harus Diperhatikan&lt;br /&gt;Pilih jenis olahraga beladiri yang tak menggunakan alat tapi lebih mengandalkan gerakan seperti lompatan dan tendangan. Misal, taekwondo atau olahraga beladiri modern lainnya. &lt;br /&gt;Anak dengan postur tubuh apa pun dapat mengikuti olahraga beladiri. Namun bila si kecil punya penyakit tertentu semisal asma atau jantung, beritahu instrukturnya agar porsi latihan atau gerakan-gerakannya tak membahayakan si kecil. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Klub olahraga beladiri balita yang baik, yaitu: &lt;br /&gt;- Membolehkan anak ikut di kelas untuk beberapa waktu tanpa bergabung sebagai anggota lebih dulu. Setelah anak betul-betul berminat, barulah didaftarkan ke klub tersebut. Jadi, bila si kecil tak berminat, kita tak boleh memaksakannya. &lt;br /&gt;- Instrukturnya memiliki sertifikat dan punya pengetahuan khusus mengenai psikologi maupun pertumbuhan fisik anak. Terutama pengetahuan tentang pertumbuhan fisik anak amat penting, agar instruktur dapat mengetahui intensitas dan kekuatan tendangan serta lompatan pada anak, hingga tak mencederai tungkai maupun otot-otot kaki anak yang sedang tumbuh. &lt;br /&gt;- Dilengkapi P3K dan instrukturnya memiliki pengetahuan tentang keadaan darurat seperti anak terjatuh. &lt;br /&gt;- Tak menggunakan sistem hukuman. Anak memang harus disiplin dan patuh mengikuti instruksi, tapi bila anak melakukan kesalahan tak ada punishment apa pun yang diterapkan. &lt;br /&gt;- Tak mengenal kenaikan tingkat untuk menghindari kecemburuan yang kerap terjadi pada anak-anak balita. &lt;br /&gt;* Untuk menghindari kemungkinan si kecil cedera saat mempraktekkan teknik tendangan/lompatan di rumah, sebaiknya orang tua hadir selama anak latihan. Dengan begitu, orang tua bisa melihat teknik yang benar yang diajarkan dan membetulkannya kala anak mempraktekkannya di rumah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Tabloid NAKITA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-608780706194265895?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/608780706194265895/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/si-kecil-boleh-ikut-olahraga-bela-diri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/608780706194265895'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/608780706194265895'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/si-kecil-boleh-ikut-olahraga-bela-diri.html' title='Si Kecil Boleh Ikut Olahraga Bela Diri'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-5289012378440690340</id><published>2009-07-10T09:29:00.003+08:00</published><updated>2009-07-10T10:03:10.320+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tips Membaca Bersama Si Kecil</title><content type='html'>Membaca bersama si kecil bisa menumpuk hubungan akrab dan hangat antara anda dengan anak. Semua jalur komunikasi, baik perasaan, pikiran maupun tubuh jadi terbuka lebar. Kenangan manis akan kehangatan dan keakraban ini pasti dirasakan terus oleh anak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tips yang dikemukakan oleh Lee Tzu Pheng dalam bukunya Teach Your Child To Read :&lt;br /&gt;* Mulailah kebiasaan ini sejak anak bisa duduk&lt;br /&gt;* Pilih waktu paling nyaman, tidak harus sebelum tidur&lt;br /&gt;* Pilih tempat yang tidak bising dan nyaman&lt;br /&gt;* Cukup 10 menit setiap hari, karena kemampuan anak berkonsentrasi dan duduk masih terbatas&lt;br /&gt;* Bacakan cerita secara perlahan dengan ekspresi yang jelas&lt;br /&gt;* Pandai-pandai mengatur irama, nada dan intonasi untuk membedakan masing-masing karakter&lt;br /&gt;* Sempatkan anak untuk mengamati dan menikmati ilistrasi yang ada&lt;br /&gt;* Jangan pula memaksakan pelajaran moral saat membacakan cerita&lt;br /&gt;* Bila amak minta dibacakan ulang cerita yang ssama, jangan tolak agar minatnya tidak terkubur begitu saja&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: NAKITA&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-5289012378440690340?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/5289012378440690340/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/tips-membaca-bersama-si-kecil.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/5289012378440690340'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/5289012378440690340'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/07/tips-membaca-bersama-si-kecil.html' title='Tips Membaca Bersama Si Kecil'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7851778798897573048</id><published>2009-04-18T08:17:00.002+08:00</published><updated>2009-04-18T08:42:33.722+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SekhGODZviI/AAAAAAAAADo/eQ_FiDTZn24/s1600-h/p0001164-greenhouse-effect.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 217px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SekhGODZviI/AAAAAAAAADo/eQ_FiDTZn24/s320/p0001164-greenhouse-effect.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325824425077620258" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Istilah rumah kaca diawali dari rumah kaca yang digunakan pada sektor pertanian untuk mengontrol suhu di dalam rumah yang terbuat dari kaca. Dari pengalaman rumah kaca yang membuktikan bahwa suhu di dalam rumah kaca lebih tinggi dibanding suhu diluar, maka kenaikan suhu di bumi hasil dari rumah kaca yang terbuat dari gas CO2 disebut efek rumah kaca&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Walau produsen CO2 melonjak di daerah tertentu, tetapi kenaikan suhu dirasakan di seluruh permukaan bumi yang disebut pemanasan global.&lt;br /&gt;CO2 berlaku sebagai "kaca" alami sebab CO2 bersifat menyerap panas. Sinar matahari yang sampai ke bumi sebagian dipantulkan dan sebagian diserap oleh bumi. Sinar matahari yang terserap ini kemudian dipantulkan kembali sebagai sinar infra merah yang panas. Sinar infra merah tersebut diserap oleh gas-gas rumah kaca sehingga tidak bisa lepas ke luar angkasa. Panas terjebak di bumi menyebabkan suhu bumi naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akibat dari pemanasan global:&lt;br /&gt;1. Perubahan iklim global&lt;br /&gt;2. Kenaikan permukaan air laut akibat mencairnya es di kutub&lt;br /&gt;3. Penurunan hasil panen pertanian dan perkebunan&lt;br /&gt;4. Perubahan / penurunan biodiversitas (keanekaragaman hayati)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alternatif yang dapat digunakan untuk mengurangi dampak pemanasan global antara lain:&lt;br /&gt;a. Konservasi energi terutama energi dari sumber daya alam tak terbarui&lt;br /&gt;b. Pemanfaatan sumber energi terbarui sebagai sumber energi alternatif&lt;br /&gt;c. Penghijauan kembali, bertujuan agar CO2 di udara berkurang&lt;br /&gt;d. Penghentian pengguanaan CFC&lt;br /&gt;e. Penentuan batas emesi gas buang kendaraan bermotor dan sumber tak bergerak lainnya&lt;br /&gt;f. Program langit biru&lt;br /&gt;g. Pajak karbon sesuai dengan jumlah CO2 yang dihasilkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7851778798897573048?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7851778798897573048/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/04/efek-rumah-kaca-dan-pemanasan-global.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7851778798897573048'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7851778798897573048'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/04/efek-rumah-kaca-dan-pemanasan-global.html' title='Efek Rumah Kaca dan Pemanasan Global'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SekhGODZviI/AAAAAAAAADo/eQ_FiDTZn24/s72-c/p0001164-greenhouse-effect.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-8988740974461965148</id><published>2009-03-21T11:34:00.001+08:00</published><updated>2009-03-21T11:37:17.583+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Materi IPA'/><title type='text'>INDIKATOR POLUSI</title><content type='html'>INDIKATOR POLUSI UDARA :&lt;br /&gt;1.Indikator Fisik&lt;br /&gt;2.Indikator Kimia&lt;br /&gt;3.Indikator Biologi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDIKATOR FISIK&lt;br /&gt;Indikator fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui adanya polusi udara adalah: &lt;br /&gt;Sifat-sifat udara yang dapat diamati&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDIKATOR  KIMIA&lt;br /&gt;ISPU: Indeks Standar Pencemar Udara&lt;br /&gt;Jenis Polutan yang dipantau:&lt;br /&gt;CO, SO2, NO2, O3, Materi Partikulat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INDIKATOR BIOLOGI&lt;br /&gt;Makhluk hidup yang rentan pada perubahan konsentrasi polutan di udara dapat dijadikan sebagai Indikator Biologi&lt;br /&gt;Contoh indikator biologi : lumut kerak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-8988740974461965148?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/8988740974461965148/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/indikator-polusi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8988740974461965148'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8988740974461965148'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/indikator-polusi.html' title='INDIKATOR POLUSI'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-4307389523471718478</id><published>2009-03-21T11:29:00.001+08:00</published><updated>2009-03-21T11:33:25.956+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Materi IPA'/><title type='text'>Polusi Tanah</title><content type='html'>Beberapa Polutan / Pencemar Utama di Tanah:&lt;br /&gt;1.Limbah Padat (Sampah)&lt;br /&gt;2.Logam Berat&lt;br /&gt;3.Pestisida&lt;br /&gt;4.Nitrogen, Fosfat dan Garam Mineral&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;LIMBAH PADAT (SAMPAH)&lt;br /&gt;Limbah padat meliputi bahan-bahan padatan buangan seperti kertas, plastik, kayu, metal, kaca, karet, sisa makanan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LOGAM BERAT&lt;br /&gt;Contoh logam berat yang dapat menjadi polutan di tanah :&lt;br /&gt;Kadmium, timbal, kromium, tembaga, besi dan nikel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PESTISIDA&lt;br /&gt;Pestisida adalah senyawa yang digunakan untuk membunuh makhluk hidup yang dianggap mengganggu oleh manusia&lt;br /&gt;Jenis Pestisida:&lt;br /&gt;1.Insektisida: pembunuh serangga&lt;br /&gt;2.Herbisida: pembunuh gulma/tumbuhan pengganggu&lt;br /&gt;3.Rodentisida: pembunuh hewan pengerat&lt;br /&gt;4.Fungisida: pembunuh jamur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nitrogen, Fosfat dan Garam Mineral&lt;br /&gt;Nitrogen, Fosfat dan Garam Mineral merupakan unsur-unsur yang sangat diperlukan tumbuhan untuk pertumbuhan&lt;br /&gt;Tapi jika keberadaannya di tanah berlebih, unsur-unsur tersebut dapat bersifat racun bagi tumbuhan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-4307389523471718478?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/4307389523471718478/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/polusi-tanah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4307389523471718478'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4307389523471718478'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/polusi-tanah.html' title='Polusi Tanah'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7714224079911105748</id><published>2009-03-21T11:12:00.002+08:00</published><updated>2009-03-21T11:24:08.548+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Materi IPA'/><title type='text'>Aktivitas Bulan</title><content type='html'>Jarak rata-rata bulan dari bumi: 384.403 km&lt;br /&gt;Bulan sebagai satelit bumi melakukan tiga gerakan sekaligus :&lt;br /&gt;1. Rotasi&lt;br /&gt;2. Revolusi mengelilingi bumi&lt;br /&gt;3. Revolusi mengelilingi matahari&lt;br /&gt;Bulan berada paling dekat dengan bumi pada jarak : 356.400 km, disebut titik “Perigee”&lt;br /&gt;Posisi bulan paling jauh dengan bumi: 406.700 km, disebut titik “apogee”&lt;br /&gt;Fase Bulan : Perubahan bentuk kenampakan bulan&lt;br /&gt;Aspek Bulan: Kedudukan bulan terhadap matahari dilihat dari bumi&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Aspek Bulan yang mudah dilihat, yaitu:&lt;br /&gt;1.Konjungsi&lt;br /&gt;yaitu kedudukan searah dengan matahari&lt;br /&gt;pada aspek konjungsi dapat terjadi gerhana matahari&lt;br /&gt;2.Oposisi&lt;br /&gt;yaitu kedudukan bulan berlawanan arah dengan matahari dilihat dari bumi&lt;br /&gt;dalam keadaan tertentu pada aspek oposisi dapat terjadi gerhana bulan&lt;br /&gt;3.Kuarter&lt;br /&gt;yaitu pada saat bulan menempati kedudukan tegak lurus terhadap garis penghubung bumi matahari&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TARIKH BULAN&lt;br /&gt;Perubahan fase bulan secara periodik digunakan untuk melakukan perhitungan penanggalan yang dikenal sebagai: Tarikh Bulan (Qomariah)&lt;br /&gt;Contohnya: Tarikh Hijriah&lt;br /&gt;Satu bulan pada tarikh bulan sama dengan satu bulan sinodik, lamamnya 29,5 hari ( tepatnya 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik)&lt;br /&gt;Satu tahun Qomariah lamanya:&lt;br /&gt;12 x 29,5 hari = 354 hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PASANG NAIK &amp; PASANG SURUT AIR LAUT&lt;br /&gt;Pasang Naik merupakan keadaan permukaan  air laut yang mengalami kenaikan dari keadaan biasanya&lt;br /&gt;Pasang Surut merupakan keadaan permukaan  air laut yang mengalami penurunan dari keadaan biasanya&lt;br /&gt;Penyebab utama peristiwa Pasang Naik dan Pasang Surut adalah: “Gaya Tarik Bulan”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada dua macam pasang surut&lt;br /&gt;1.Pasang Purnama, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan pasang surut tertinggi (besar). Pasang besar terjadi pada tanggal 1 (berdasarkan kalender bulan) dan pada tanggal 14 (saat bulan purnama). Pada kedua tanggal tersebut posisi Bumi - Bulan - Matahari berada satu garis (konjungsi) sehingga kekuatan gaya tarik bulan dan matahari berkumpul menjadi satu menarik permukaan bumi. Permukaan bumi yang menghadap ke bulan mengalami pasang naik besar. Sedangkan permukaan bumi yang tidak menghadap ke bulan mengalami pasang surut besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Pasang Perbani, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan psang surut terendah (kecil). Pasang kecil terjadi pada tanggal 7 dan 21 kalender bulan. Pada kedua tanggal tersebut posisi Matahari-Bulan-Bumi membentuk sudut 90°. Gaya tarik Bulan dan Matahari terhadap Bumi berlawanan arah sehingga kekuatannya menjadi berkurang (saling melemahkan) dan terjadilah pasang terendah (rendah). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7714224079911105748?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7714224079911105748/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/aktivitas-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7714224079911105748'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7714224079911105748'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/aktivitas-bulan.html' title='Aktivitas Bulan'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7471899593702087570</id><published>2009-03-14T23:07:00.002+08:00</published><updated>2009-03-14T23:24:00.209+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tahukah Kamu ?</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbvJpAoSUSI/AAAAAAAAADA/MfOGq6AYWd0/s1600-h/gopher.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 288px; height: 239px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbvJpAoSUSI/AAAAAAAAADA/MfOGq6AYWd0/s320/gopher.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5313061891794424098" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu mengetahui bahwa ukuran matahari semakin lama semakin besar?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Hal ini disebabkan usia matahari yang makin tua.  Ketika matahari makin tua, sumber energi matahari berupa hidrogen juga akan semakin berkurang karena terus dibakar dan diubah menjadi helium.  Saat hidrogen habis, matahari akan menggunakan helium yang menghasilkan panas lebih tinggi dibandingkan hidrogen.  Panas yang lebih tinggi akan mengakibatkan volume matahari membesar sehingga dapat menelan planet-planet sekitarnya, termasuk bumi.  Namun hal ini diperkirakan baru akan terjadi sekitar 5 milyar tahun lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7471899593702087570?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7471899593702087570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/tahukah-kamu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7471899593702087570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7471899593702087570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/tahukah-kamu.html' title='Tahukah Kamu ?'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbvJpAoSUSI/AAAAAAAAADA/MfOGq6AYWd0/s72-c/gopher.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-4258075591725525377</id><published>2009-03-14T11:26:00.002+08:00</published><updated>2009-03-14T23:37:04.314+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar'/><title type='text'>Gambar Fase Bulan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sbsj_HqZbmI/AAAAAAAAAC0/1vap1gc7I2I/s1600-h/MoonPhases.gif"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sbsj_HqZbmI/AAAAAAAAAC0/1vap1gc7I2I/s320/MoonPhases.gif" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312879752709238370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Aspek Bulan ada 3: Konjungsi, Oposisi dan Kuarter&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Konjungsi: Kedudukan bulan searah dengan matahari dilihat dari bumi&lt;br /&gt;Oposisi: Kedudukan bulan berlawanan arah dengan matahari dilihat dari bumi&lt;br /&gt;Kuarter: pada saat bulan menempati kedudukan tegak lurus terhadap garis penghubung bumi matahari&lt;br /&gt;Fase Bulan: Perubahan bentuk kenampakan bulan&lt;br /&gt;1. Bulan Baru : Buln tidak terlihat&lt;br /&gt;2. Sabit Awal : Bulan berbentuk seperti sabit&lt;br /&gt;3. Perbani Awal: Bulan terlihat setengah bulatan&lt;br /&gt;4. Gibbus Awal: Bulan tampak benjol&lt;br /&gt;5. Bulan Purnama: Bulan tampak bulat sempurna&lt;br /&gt;6. Gibbus Akhir: Bulan tampak benjol&lt;br /&gt;7. Perbani Akhir: Bulan terlihat setengah bulatan&lt;br /&gt;8. Sabit Akhir: Bulan berbentuk seperti sabit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-4258075591725525377?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/4258075591725525377/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/gambar-fase-bulan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4258075591725525377'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/4258075591725525377'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/gambar-fase-bulan.html' title='Gambar Fase Bulan'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sbsj_HqZbmI/AAAAAAAAAC0/1vap1gc7I2I/s72-c/MoonPhases.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-7815594738084717266</id><published>2009-03-14T11:17:00.003+08:00</published><updated>2009-03-14T23:54:39.203+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Gambar'/><title type='text'>Gambar Struktur Lapisan Bumi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbsiBCuUMYI/AAAAAAAAACk/IW2LUHNXDXs/s1600-h/gbr+struk+lap+bumi3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 131px; height: 88px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbsiBCuUMYI/AAAAAAAAACk/IW2LUHNXDXs/s320/gbr+struk+lap+bumi3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5312877586719977858" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan dan perhitungan para ahli, bagian dalam bumi dibagi menjadi tiga lapisan utama, yaitu: INTI, SELUBUNG (MANTEL) dan KERAK BUMI&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;1. INTI&lt;br /&gt;Lapisan ini terdiri atas tiga daerah, yaitu:&lt;br /&gt;a. Lapisan Antara: ketebalan lebih kurang 480 km&lt;br /&gt;b. Inti Luar: ketebalan lebih kurang 2.250 km dan mempunyai suhu sekitar 3.900 oC&lt;br /&gt;c. Inti Dalam: suhu sekitar 4.800 oC&lt;br /&gt;2. MANTEL (SELUBUNG)&lt;br /&gt;Mempunyai ketebalan lebih kurang 2.900 km&lt;br /&gt;3. KERAK BUMI&lt;br /&gt;adalah lapisan yang paling luar. Untuk kerak di bawah benua (daratan) ketebalannya kurang lebih 70 km. Sedangkan untuk kerak di bawah lautan (perairan) mempunyai ketebalan kurang lebih 30 km.&lt;br /&gt;Bagian dalam bumi sangat mempengaruhi bagian luarnya (kerak bumi). Dengan demikian jika di dalam bumi terjadi perubahan makan akan terjadiperubahan pula pada kerak bumi dan  mantelnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-7815594738084717266?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/7815594738084717266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/gambar-struktur-lapisan-bumi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7815594738084717266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/7815594738084717266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/gambar-struktur-lapisan-bumi.html' title='Gambar Struktur Lapisan Bumi'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbsiBCuUMYI/AAAAAAAAACk/IW2LUHNXDXs/s72-c/gbr+struk+lap+bumi3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-2820738770651284005</id><published>2009-03-10T10:02:00.004+08:00</published><updated>2009-03-14T10:29:54.911+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mengapa Satelit Tidak Jatuh ?</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXQC0jdSzI/AAAAAAAAACc/SpZFeSWIVVs/s1600-h/Kepler_cover2.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 68px; height: 60px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXQC0jdSzI/AAAAAAAAACc/SpZFeSWIVVs/s320/Kepler_cover2.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311380082439047986" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Pada hakekatnya satelit itu ialah sebuah benda yang beredar mengelilingi sebuah planet di dalam tatasurya.  Diantara planet-planet ada yang memiliki beberapa satelit.  Di seluruh tatasurya terdapat kira-kira 30 buah satelit.  Planet yang kita tempati, yaitu bumi hanya memiliki sebuah satelit saja, itulah bulan yang kita lihat terang di waktu malam.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Benda yang pertama kali dilemparkan oleh manusia ke ruang angkasa dinamakan satelit, karena benda itu juga beredar mengelilingi bumi seperti sebuah satelir alam.  Benda itu mengelilingi bumi pada sebuah orbit atau lintasan seperti yang dilakukan oleh bulan.&lt;br /&gt;Supaya satelit buatan dapat tetap pada lintasannya, maka satelir itu harus memiliki gaya-gaya seperti yang dimiliki bulan.  Perbedaannya yaitu, gaya tarik bumi yang menarik satelit buatan lebih besar daripada yang menarik bulan, karena letak satelit itu dekat ke bumi dari pada ke bulan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;Untuk mendapatkan keseimbangan, antara gaya tarik bumi dan gaya gerak menjauh itu, satelit buatan harus bergerak lebih cepat dari bulan. Jika satelit bergerak terlalu lambat, maka satelit itu akan jatuh kembali ke bumi.  Sebaliknya, jika terlalu cepat, maka satelit itu akan terlepas dari gaya tarik bumi.  Keseimbangan antara kedua gaya itu dapat dicapai jika kecepatan satelit itu 30.000 km sejam.  Pada kecepatan itu, satelit akan tetap beredar mengelilingi bumi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-2820738770651284005?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/2820738770651284005/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/mengapa-satelit-tidak-jatuh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/2820738770651284005'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/2820738770651284005'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/mengapa-satelit-tidak-jatuh.html' title='Mengapa Satelit Tidak Jatuh ?'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXQC0jdSzI/AAAAAAAAACc/SpZFeSWIVVs/s72-c/Kepler_cover2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-8182955245106212366</id><published>2009-03-10T09:31:00.002+08:00</published><updated>2009-03-14T10:29:54.912+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Tahukah Kamu Mengapa Ini Terjadi.. ???</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXDfEdTbdI/AAAAAAAAACU/nrQgmXeZfOs/s1600-h/2mon2.gif"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 64px; height: 61px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXDfEdTbdI/AAAAAAAAACU/nrQgmXeZfOs/s320/2mon2.gif" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5311366274093379026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size:180%;"&gt;Seperempat dari semua jenis hewan menyusui kini semakin buruk dan terancam punah.&lt;br /&gt;Organisasi Lingkungan Hidup PBB, UNEP mengungkapkan kondisi lingkungan hidup yang semakin mencemaskan.&lt;br /&gt;Menurut laporan UNEP selain berbagai jenis binatang, hutan terancam punah, manusia pun juga harus hidup dalam kondisi lingkungan yang semakin memburuk&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-8182955245106212366?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/8182955245106212366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/tahukah-kamu-mengapa-ini-terjadi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8182955245106212366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8182955245106212366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/03/tahukah-kamu-mengapa-ini-terjadi.html' title='Tahukah Kamu Mengapa Ini Terjadi.. ???'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/SbXDfEdTbdI/AAAAAAAAACU/nrQgmXeZfOs/s72-c/2mon2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-2871384396517625059.post-8302310449979054039</id><published>2009-02-26T08:35:00.001+08:00</published><updated>2009-03-14T10:29:54.912+08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Gempa dan Tsunami</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Gempa Bumi bukanlah suatu hal yang baru bagi rakyat kita. Gempa bumi bisa disebabkan oleh berbagai sumber, antara lain (1) letusan gunung berapi (erupsi vukalnik), (2) tubrukan meteor, (3) ledakan bawah tanah (seperti uji nuklir), dan (4) pergerakan kulit Bumi. &lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Yang paling sering kita rasakan adalah karena pergerakan kulit Bumi, atau disebut gempa tektonik. Berdasarkan seismology, gempa tektonik dijelaskan oleh “Teori Lapisan Tektonik” Teori ini menyebutkan bahwa lapisan bebatuan terluar yang disebut lithosphere mengandung banyak lempengan. Di bawah lithospere ada lapisan yang disebut athenosphere, lapisan ini seakan-akan melumasi bebatuan tersebut sehingga mudah bergerak. Diantara dua lapisan ini, bisa terjadi 3 hal: 1. Lempengan bergerak saling menjauh, maka magma dari perut Bumi akan keluar menuju permukaan Bumi. Magma yang sudah dipermukaan bumi ini disebut lava. 2. Lempengan bergerak saling menekan, maka salah satu lempeng akan naik atau turun, atau dua-duanya naik atau turun. Inilah cikal gunung atau lembah. 3. Lempengan bergerak berlawanan satu sama lain, misalnya satu ke arah selatan dan satunya ke arah utara. Ketiga prediksi tersebut akan menimbulkan getaran yang dilewatkan oleh media tanah dan batu. Getaran ini disebut gelombang seismik (seismic wave), bergerak ke segela arah. Inilah yang disebut gempa. Lokasi di bawah tanah tempat sumber getaran disebut fokus gempa. Jika fenomena nomor 2 terjadi di dasar laut, ketika salah satu lempengan naik atau turun, maka voluma daerah diatasnya akan mengalami perubahan kondisi stabilnya. Apabila lempengan itu turun, maka voluma daerah itu akan bertambah. Sebaliknya apabila lempeng itu naik, maka voluma daerah itu akan berkurang. Perubahan voluma tersebut akan mempengaruhi gelombang laut. Air dari arah pantai akan tersedot ke arah tersebut. Gelombang-gelombang (tidak hanya sekali) menuju pantai akan terbentuk karena massa air yang berkurang pada daerah tersebut (efek dari hukum Archimedes); karena pengaruh gaya gravitasi, air tersebut berusaha kembali mencapai kondisi stabilnya. Ketika daerah tersebut cukup luas, maka gelombang tersebut mendapatkan tenaga yang lebih dahsyat. Inilah yang disebut tsunami. Tsunami sendiri berasal dari bahasa Jepang, yang artinya “pelabuhan” (tsu) dan “gelombang” (nami). Ini adalah terminologi untuk menyebutkan fenomena gelombang laut yang tinggi dan besar akibat dari gangguan mendadak pada dasar laut yang secara vertikal mengurangi voluma kolom air. Gangguan mendadak ini bisa datang dari gempa yang disebabkan oleh 4 hal yang disebutkan di atas. &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/2871384396517625059-8302310449979054039?l=ipa-smk.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://ipa-smk.blogspot.com/feeds/8302310449979054039/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/02/gempa-dan-tsunami.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8302310449979054039'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/2871384396517625059/posts/default/8302310449979054039'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://ipa-smk.blogspot.com/2009/02/gempa-dan-tsunami.html' title='Gempa dan Tsunami'/><author><name>Fahri Anwari</name><uri>http://www.blogger.com/profile/03101228277208017968</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='27' src='http://3.bp.blogspot.com/_tWLt_ZoqBns/Sa3sByjYnOI/AAAAAAAAABg/UG61BxYKFgk/S220/aku_penulis.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
