Minggu, 16 September 2012

Angin Darat & Angin Laut

Terjadinya Angin Darat dan Angin Laut Pada malam hari, suhu di daratan cepat turun dari pada di laut. Oleh karena itu, tekanan udara di atas permukaan laut lebih rendah daripada di daratan. Akibatnya, terjadilah hembusan angin dari darat ke laut yang disebut angin darat. Angin darat mulai terjadi pada malam hari sekitar pukul 21.00 (pukul 9 malam). Embusan angin darat paling kuat terjadi pada waktu matahari mulai terbit. Pada siang hari, suhu di daratan lebih cepat naik dari pada suhu di laut. Tekanan udara di atas daratan lebih rendah daripada tekanan udara di atas lautan. Akibatnya, terjadilah angin yang berembus dari laut ke daratan yang disebut angin laut. Angin laut mulai terjadi pada siang hari sekitar pukul 09.00. Makin siang, embusan angin makin kuat. Embusan angin laut paling kuat terjadi kira-kira pukul 15.00 atau pukul 3 sore. Angin darat dan angin laut dimanfaatkan para nelayan untuk berlayar mencari ikan di laut. Pada malam hari, para nelayan berlayar menggunakan perahu-perahunya ke tengah laut. Mereka memanfaatkan angin darat untuk mendorong perahu layar mereka ke tengah laut. Pada siang hari nelayan kembali ke daratan atau ke pelabuhan dengan memanfaatkan angin laut.

Baca Selengkapnya »»

Kamis, 13 September 2012

Aktivitas Bulan

Jarak rata-rata bulan dari bumi: 384.403 km
Bulan sebagai satelit bumi melakukan tiga gerakan sekaligus :
1. Rotasi
2. Revolusi mengelilingi bumi
3. Revolusi mengelilingi matahari
Bulan berada paling dekat dengan bumi pada jarak : 356.400 km, disebut titik “Perigee”
Posisi bulan paling jauh dengan bumi: 406.700 km, disebut titik “apogee”
Fase Bulan : Perubahan bentuk kenampakan bulan
Aspek Bulan: Kedudukan bulan terhadap matahari dilihat dari bumi

Aspek Bulan yang mudah dilihat, yaitu:
1.Konjungsi
yaitu kedudukan searah dengan matahari
pada aspek konjungsi dapat terjadi gerhana matahari
2.Oposisi
yaitu kedudukan bulan berlawanan arah dengan matahari dilihat dari bumi
dalam keadaan tertentu pada aspek oposisi dapat terjadi gerhana bulan
3.Kuarter
yaitu pada saat bulan menempati kedudukan tegak lurus terhadap garis penghubung bumi matahari

TARIKH BULAN
Perubahan fase bulan secara periodik digunakan untuk melakukan perhitungan penanggalan yang dikenal sebagai: Tarikh Bulan (Qomariah)
Contohnya: Tarikh Hijriah
Satu bulan pada tarikh bulan sama dengan satu bulan sinodik, lamamnya 29,5 hari ( tepatnya 29 hari 12 jam 44 menit 3 detik)
Satu tahun Qomariah lamanya:
12 x 29,5 hari = 354 hari.

PASANG NAIK & PASANG SURUT AIR LAUT
Pasang Naik merupakan keadaan permukaan air laut yang mengalami kenaikan dari keadaan biasanya
Pasang Surut merupakan keadaan permukaan air laut yang mengalami penurunan dari keadaan biasanya
Penyebab utama peristiwa Pasang Naik dan Pasang Surut adalah: “Gaya Tarik Bulan”

Ada dua macam pasang surut
1.Pasang Purnama, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan pasang surut tertinggi (besar). Pasang besar terjadi pada tanggal 1 (berdasarkan kalender bulan) dan pada tanggal 14 (saat bulan purnama). Pada kedua tanggal tersebut posisi Bumi - Bulan - Matahari berada satu garis (konjungsi) sehingga kekuatan gaya tarik bulan dan matahari berkumpul menjadi satu menarik permukaan bumi. Permukaan bumi yang menghadap ke bulan mengalami pasang naik besar. Sedangkan permukaan bumi yang tidak menghadap ke bulan mengalami pasang surut besar.

2. Pasang Perbani, ialah peristiwa terjadinya pasang naik dan psang surut terendah (kecil). Pasang kecil terjadi pada tanggal 7 dan 21 kalender bulan. Pada kedua tanggal tersebut posisi Matahari-Bulan-Bumi membentuk sudut 90°. Gaya tarik Bulan dan Matahari terhadap Bumi berlawanan arah sehingga kekuatannya menjadi berkurang (saling melemahkan) dan terjadilah pasang terendah (rendah).







Baca Selengkapnya »»

Selasa, 11 September 2012

Cara Cepat Update Page Rank


Berikut langkah dan Cara cepat update PageRank di Google? Memang kita jangan pernah menganggap remeh penyebaran informasi dgn pemasaran sistem seo fast? Dan dalam postingan kali ini sebagai admin mau mencoba mengajak sobat semua untuk memanfaatkan kedahsyatan faktor kali dan kecepatan penyebaran ini dalam bentuk backlink.

Baca Selengkapnya »»

Sabtu, 01 September 2012

Gambar Fase Bulan


Aspek Bulan ada 3: Konjungsi, Oposisi dan Kuarter

Konjungsi: Kedudukan bulan searah dengan matahari dilihat dari bumi
Oposisi: Kedudukan bulan berlawanan arah dengan matahari dilihat dari bumi
Kuarter: pada saat bulan menempati kedudukan tegak lurus terhadap garis penghubung bumi matahari
Fase Bulan: Perubahan bentuk kenampakan bulan
1. Bulan Baru : Buln tidak terlihat
2. Sabit Awal : Bulan berbentuk seperti sabit
3. Perbani Awal: Bulan terlihat setengah bulatan
4. Gibbus Awal: Bulan tampak benjol
5. Bulan Purnama: Bulan tampak bulat sempurna
6. Gibbus Akhir: Bulan tampak benjol
7. Perbani Akhir: Bulan terlihat setengah bulatan
8. Sabit Akhir: Bulan berbentuk seperti sabit



Baca Selengkapnya »»

Share It

Cari Artikel

Memuat...

Wikipedia

Hasil penelusuran

Chat Yukkkk...

Pilih Materi IPA

Link Pendidikan

Link Teman

Fenomena Alam

Loading...

Link Berita

Gerhana Matahari

Hujan Asam

Hujan Asam

Modal Dengkul